Terbongkar! MH Alias Mira Hayati Diduga Jadi Pendor Utama Mafia Solar Subsidi di Sulsel
Independen.co.id | Makassar – Dugaan praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Sulawesi Selatan kembali mencuat. Kali ini, nama MH alias Mira Hayati disebut-sebut sebagai sosok penting yang diduga menjadi pendor utama dalam jaringan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Sulsel.Informasi yang diperoleh redaksi menyebutkan bahwa MH diduga berperan sebagai penyandang dana bagi sebuah perusahaan yang bergerak di sektor industri dan melakukan penyuplaian BBM ke sejumlah proyek industri di Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tengah.
Namun yang menjadi sorotan, pengisian BBM tersebut diduga tidak dilakukan melalui jalur resmi seperti depot atau distributor resmi, melainkan melalui penampungan milik warga yang tidak memiliki izin operasional.
Salah satu narasumber yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa MH bukanlah pemain kecil dalam jaringan ini.
“MH alias Mira Hayati ini bukan pemain kecil. Ia memberi modal besar ke perusahaan yang beroperasi di wilayah Sulsel dan Sulteng. Modusnya membeli solar subsidi dari penampungan warga, lalu disalurkan ke industri seolah-olah itu BBM non-subsidi,” ungkap sumber tersebut.
Nama MH sendiri sebelumnya pernah menjadi sorotan publik setelah terjerat kasus kosmetik ilegal yang mengandung merkuri. Kini, kemunculan kembali namanya dalam dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi menambah daftar panjang persoalan distribusi energi yang kerap disalahgunakan untuk kepentingan bisnis ilegal.
Sejumlah kalangan menilai praktik seperti ini sangat merugikan negara karena BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor tertentu, bukan untuk kepentingan industri atau keuntungan pribadi.
Menanggapi dugaan tersebut, berbagai pihak mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polda Sulawesi Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sulsel, untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Seorang aktivis anti-korupsi di Makassar menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh tinggal diam terhadap dugaan praktik mafia BBM yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.
“Jangan sampai kasus ini kembali tenggelam seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Negara dirugikan miliaran rupiah, sementara pelaku terus menikmati keuntungan dari solar subsidi,” tegasnya.
Publik kini menantikan langkah tegas aparat hukum untuk membongkar dugaan jaringan mafia BBM bersubsidi yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pihak berpengaruh di Sulawesi Selatan. ( @ ** )