BREAKING NEWS

Driver Transfortasi Online (Grab/Gojek) di Kota Parepere Diteliti Oleh Tim Peneliti Dosen Pemula (PDP) Dari kampus Institut Ilmu Sosial Dan Bisnis Andi Sapada


INDEPENDEN.CO.ID,
PAREPARE
- Ketimpangan dalam managemen sumber daya manusia digital melalui sistem algoritmik menciptakan tantangan serius bagi pekerja gig transportasi on line di indonesia, ketidakpastian algorithmic fatigue.

Di kota Parepare, 72% mitra melaporkan stres akibat system poin yang tidak transparan. Stres ini menurunkan dimensi virgo dan dedication dalam keterlibatan kerja.



Urgensi penelitian ini terletak pada :

(1) adanya dampak manajemen algoritmikterhadap aspek psikologi (keterlibatan kerja) dan pelaku (produktivitas) pekerja gig;

(2) masalah bukan hanya pada jumlah order, tetapi pada churn mitra (tingkat putus mitra) yang mencapai 40-50% pertahun. Hal ini membuktikan bahwa managemen algoritmik saat ini gagal mempertahankan produktivitas jangka panjang;

(3) kebutuhan data empiris untuk merumuskan kebijakan perlindungan bagi pekerja.

Demikian diungkapkan Penelitian Dosen Pemula (PDP) dari kampus Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada yang beralamat di Andi Sapada No.1 Parepare Ketua tim peneliti : Dr. Nurmaningsih, S.E., M.M. Anggota team : Dr. Safrida, S.E., M.M. Abu Rizal Fatwa Ramli, S.Psi., M.Pi. pada selasa, 25/8/2026

Disebutkan, ia melakukan penelitian ini dengan tujuan Menganalisis persepsi pekerja gig terhadap praktik manajemen algoritmik (alokasi tugas, sistem rating, skema intensif) ;

(1) Menguji pengaruh manajemen algiritmik terhadap keterlibatan kerja;

(2) Menguji pengaruh managemen algoritmik terhadap produktivitas;

(3) Menguji peran mediasi keterlibatan kerja, model ini akan menjelaskan mengapa sistem intensif tertentu berhasil atau gagal meningkatkan produktivitas secara bekelanjutan (daya prediksi),

Dan adapun metode yang kami gunakan yaitu Penelitian menggunakan mixed-methots sequentil explanatory design dengan ;

(1) Analisis kuantitatif melalui melalui survey terhadap 200 pekerja gig menggunakan structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji model mediasi, Utrecht Work Engagement Scala (UWES-9) digunakan untuk mengukur model keterlibatan kerja menggunakan logika bahwa, persepsi keadilan algoritmik akan meningkatkan absorption;

(2) Analisis kualitatif melalui wancara medalam (n=20) dan Fokus Group Discussion untuk menggali mekanisme psikologi underlying. Kegiatan penelitian kami lakukan pada tanggal 10 April 2026. Ujarnya

(Penulis Daling)