BREAKING NEWS

DLH WAJO LUNCURKAN GERAKAN “SURAT KAWAN BIOPORI” – SATU RUMAH SATU KARUNG WARING DAN BIOPORI


INDEPENDEN.CO.ID
WAJO
– Komitmen Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo dalam pengelolaan sampah dari sumbernya terus diperkuat. Setelah menggerakkan seluruh staf untuk menyediakan ember biopori di rumah, Kepala DLH Wajo A. Fakhrul Rijal B kini melengkapi gerakan tersebut dengan penyediaan karung waring untuk sampah botol plastik.

Gerakan ini diberi nama SURAT KAWAN Biopori, singkatan dari “Satu Rumah Satu Karung Waring dan Biopori.”

Melalui gerakan ini, setiap rumah staf DLH wajib memiliki dua sarana pemilahan sampah sederhana:

1. Ember Biopori: untuk mengolah sampah makanan dan sampah dapur menjadi kompos.

2. Karung Waring: untuk mengumpulkan sampah botol plastik yang masih memiliki nilai guna.

“Alhamdulillah, rumah seluruh staf sudah lengkap dengan biopori dan karung waring. Ini merupakan langkah nyata untuk membiasakan pengelolaan sampah dimulai dari rumah masing-masing,” ujar A. Fakhrul Rijal B.

Menurutnya, perubahan perilaku harus dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan pemilahan dari rumah, sampah organik bisa diolah, sementara sampah plastik bisa dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali.

“Kalau setiap rumah mulai memilah, maka sampah tidak lagi semuanya berakhir di tempat pembuangan. Kita mulai dari rumah kita, mulai dari staf DLH, dan selanjutnya kita ajak seluruh masyarakat Wajo,” tegasnya.

Gerakan SURAT KAWAN Biopori menjadi bagian dari upaya DLH Wajo dalam membangun budaya pilah sampah dari sumber, mengurangi beban TPA, serta mewujudkan lingkungan Wajo yang Bersih, Sehat, Resik, dan Indah. (Muh Yusri)