BREAKING NEWS

Universitas Muslim Indonesia (UMI) Dorong Digitalisasi UMKM Halal dan Kewirausahaan Siswa SMK di Makassar


                                                       

INDEPENDEN.CO.ID MAKASSAR, - Universitas Muslim Indonesia (UMI) mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) halal melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pemula di SMK Negeri 3 Makassar pada 25 September 2026. Program ini menghubungkan pembelajaran kewirausahaan siswa dengan kebutuhan pengembangan usaha agar generasi muda semakin siap menghadapi dunia kerja sekaligus memiliki bekal untuk merintis usaha.

Peserta yang mengikuti program terdiri atas 24 siswa dan 1 perwakilan UMKM. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pemula yang diselenggarakan melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Universitas Muslim Indonesia. Dipimpin oleh Dr. Andi Tenri Olle, S.E., M.M. selaku ketua tim pelaksana, dengan anggota Dr. Adindah Novihartina Jafar, S.E., M.M. dan Sri Sudarmi Amir Rumae, S.KM., M.Kes. Tim memberikan pembekalan yang berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemahaman kewirausahaan, dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengembangan UMKM halal.

Kegiatan ini mengusung tema “Digitalisasi SDM dan Penguatan Human Capital UMKM Halal melalui Pemberdayaan Kewirausahaan Siswa SMK Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menempatkan pengembangan kompetensi manusia sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan usaha, di samping kualitas produk, pengelolaan operasional, dan kemampuan menjangkau konsumen melalui kanal digital. Demikian disampaikan Ketua Tim Andi Tenri Olle di ruang kerjanya, Kamis, 17/10/2026

Kami bertujuan program ini menghubungkan pembelajaran kewirausahaan siswa dengan kebutuhan pengembangan usaha agar generasi muda semakin siap menghadapi dunia kerja sekaligus memiliki bekal untuk merintis usaha, dengan memperkuat beberapa hal antara lain :

Mendekatkan Pembelajaran dengan Praktik Usaha Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada keterampilan yang dibutuhkan dalam pengelolaan usaha modern, mulai dari komunikasi dan kerja sama, pengelolaan administrasi sederhana, pemanfaatan media digital, hingga penyusunan materi promosi. Pendekatan praktik memberi ruang bagi siswa untuk memahami bahwa kewirausahaan bukan hanya tentang menjual produk, melainkan juga merencanakan kegiatan, menjaga mutu, melayani pelanggan, dan mengevaluasi hasil usaha.

Materi yang disampaikan mencakup penguatan human capital dan manajemen sumber daya manusia, digitalisasi administrasi dan pemasaran, branding produk, pengembangan konten digital, serta keterampilan interpersonal dan kesiapan kerja. Melalui pembekalan tersebut, siswa diharapkan dapat mengenali potensi diri, bekerja secara terstruktur, serta memahami peluang berwirausaha yang dapat dikembangkan dari lingkungan sekitar.


Digitalisasi untuk Memperluas Pasar UMKM

Bagi pelaku UMKM, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu memperkenalkan produk secara lebih konsisten, menampilkan informasi produk dengan lebih menarik, serta membangun komunikasi dengan calon pembeli. Katalog digital, foto produk yang terang dan informatif, deskripsi yang jelas, serta konten media sosial yang terencana dapat menjadi bagian dari strategi pemasaran yang dapat diterapkan secara bertahap.

Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya branding dan penyajian produk. Foto produk bukan sekadar pelengkap, tetapi dapat menjadi pintu pertama bagi konsumen untuk mengenal sebuah usaha. Penggunaan latar yang bersih, pencahayaan yang memadai, tampilan kemasan yang rapi, dan keterangan produk yang akurat akan membantu membangun kepercayaan sekaligus memperkuat identitas merek.

Produk Lokal sebagai Materi Promosi Digital Fotografi produk yang disiapkan dalam rangkaian dokumentasi ini menampilkan contoh camilan dan produk pangan yang dapat dikembangkan sebagai materi promosi digital. Visual Kue Jalan Kote menonjolkan kulit pastel yang keemasan dan isian sayur, sedangkan Kue Panada Isi Ikan memperlihatkan karakter camilan dengan isian ikan berbumbu. Materi visual chocolate cake juga dapat digunakan sebagai contoh bagaimana tekstur, potongan, dan detail topping ditampilkan untuk menarik perhatian audiens.


Materi fotografi tersebut dapat diadaptasi untuk Instagram Feed, Instagram Stories, TikTok, Facebook, katalog WhatsApp Business, dan marketplace. Sebelum dipublikasikan sebagai produk UMKM tertentu, informasi mengenai nama usaha, komposisi, harga, kontak pemesanan, serta status sertifikasi halal perlu diverifikasi dan dicantumkan secara tepat. Visual promosi tidak dengan sendirinya menjadi bukti bahwa suatu produk telah bersertifikat halal.

Produk Halal, Mutu, dan Kepercayaan Konsumen Penguatan UMKM halal perlu berjalan bersama perhatian terhadap kualitas bahan, kebersihan proses produksi, pengemasan, penyimpanan, dan kepatuhan pada ketentuan yang berlaku. Pelaku usaha perlu memahami bahwa komunikasi pemasaran yang baik harus didukung informasi yang benar, termasuk mengenai komposisi produk dan status sertifikasi halal jika klaim tersebut digunakan.

Dengan memadukan pengelolaan usaha, keterampilan digital, dan pemahaman mengenai produk halal, UMKM diharapkan memiliki landasan yang lebih kuat untuk meningkatkan daya saing. Sementara itu, siswa dapat belajar langsung tentang pentingnya konsistensi mutu, pelayanan konsumen, dan etika dalam memasarkan produk.

Komitmen UMI Memperkuat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan sivitas akademika. Pembinaan tidak hanya ditujukan kepada pengabdi pemula, tetapi juga kepada dosen yang telah berpengalaman melalui berbagai skema pengabdian lanjutan. Program ini diarahkan untuk mendorong dosen UMI bekerja sama secara aktif dengan masyarakat, termasuk masyarakat umum dan masyarakat desa mitra UMI, dalam mentransfer ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi yang dihasilkan melalui pendidikan dan penelitian di perguruan tinggi.

UMI memandang pengabdian kepada masyarakat sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kampus yang hadir dan berkontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi dosen untuk memberikan kontribusi langsung sesuai kepakaran serta menjalankan pelayanan profesional berbasis keilmuan di lingkungan institusi, profesi, dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Program ini terselenggara melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Universitas Muslim Indonesia.

Kolaborasi untuk Pengembangan Human Capital Program ini memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam memperkuat kompetensi generasi muda. Sekolah menyediakan lingkungan belajar dan peserta, sedangkan perguruan tinggi berkontribusi melalui pembekalan pengetahuan serta pendekatan yang menghubungkan teori dengan kebutuhan praktis.


Ke depan, keberlanjutan program dapat diperkuat melalui pendampingan berkala, penerapan keterampilan dalam proyek usaha siswa, pembaruan konten promosi UMKM, serta evaluasi atas penggunaan kanal digital. Dengan demikian, hasil kegiatan tidak berhenti pada sesi pelatihan, tetapi dapat diteruskan menjadi praktik pembelajaran dan pengembangan usaha.

Membangun Kesiapan Menuju Indonesia Emas 2045 Penguatan human capital menjadi investasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, kreatif, dan produktif. Keterampilan digital, kemampuan berkomunikasi, pemecahan masalah, serta pemahaman dasar pengelolaan usaha dapat menjadi bekal bagi siswa untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.

Melalui kegiatan PKM Pemula bertema digitalisasi SDM dan penguatan human capital UMKM halal ini, UMI mendorong tumbuhnya budaya kewirausahaan yang lebih dekat dengan praktik dan potensi lokal. Sinergi pendidikan, teknologi, dan pengembangan produk halal diharapkan dapat memberi kontribusi bagi penguatan ekonomi masyarakat serta semangat menuju Indonesia Emas 2045. Ujarnya

(Daling)