BREAKING NEWS

Tiang Listrik Miring Ancam Keselamatan Warga Pasimasunggu


INDEPENDEN.CO.ID | SELAYAR Warga Desa Teluk Kampe, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Selayar tengah menghadapi masalah serius terkait kondisi tiang listrik yang miring di jalan dan lingkungan mereka. 

Kondisi tiang PLN yang miring, menimbulkan bahaya serius seperti sengatan listrik, korsleting, dan kebakaran, serta dapat membahayakan pengguna jalan. 

"Tak hanya itu bang, jika kabel yang terlalu rendah ini dibiarkan akan berisiko tersangkut kendaraan tinggi, pejalan kaki, atau benda lain, yang dapat menyebabkan kabel putus atau kecelakaan fatal," ujar Lukman, warga setempat, pada Sabtu (3/1).


Ia mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut, guna mencegah risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan banyak orang. Namun sampai saat ini belum ada tindakan dari pihak PLN.

Sebelumnya, Suara Negeri juga mengabarkan, beberapa tiang listrik PLN yang berada di sejumlah ruas jalan lingkar Pulau Jampea miring dan nyaris roboh menimpa jalan raya, hingga di penghujung akhir tahun 2025. 

Hasil pantaun media ini, pada Rabu, (31/12/2025), tingkat kemiringan tiang listrik tersebut sangat membahayakan bagi keselamatan warga pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki. 

Tiang listrik yang miring di sejumlah ruas tersebut akibat tertimpa pohon. 

Namun, beberapa tiang listrik sudah lama miring, sialnya hingga saat ini belum pernah diperbaiki dan terkesan sengaja dibiarkan dalam kondisi miring seperti tiang listrik miring dusun Eremata, desa Tepuk Kampe, kecamatan Pasimasunggu.

Ambo salah seorang warga Desa Bontobulaeng, Kecamatan Pasimasunggu Timur, menuturkan bahwa petugas PLTD Jampea respon agak lamban. Untung saja, listrik di Jampea ini nyala saat petang pukul 17.30 Wita sampai pagi hari pukul 06.00 Wita saja. Jasa press release

"Tadi pagi pohon kelapa yang ada dipinggir jalan didepan SD itu tumbang menimpa kabel listrik, jadi tiang listriknya ikut miring pas disamping jembatan penghubung desa Bontobulaeng dan Desa Bontojati," kata dia.

Parahnya, lanjut Ambo, tiang listriknya tidak di cor, kayak di tanam begitu saja. 

"Jadi kalau ada pohon tumbang yang menimpa kabel pasti tiang listriknya ikut miring," imbuh Ambo.

Ia menambahkan, ada juga kabel aliran listrik yang membentang dari tiang listrik ke rumah warga yang berada diatas jalan setapak di lorong masuk perumahan warga di dusun Ballabulo Timur, desa Bontojati, tidak terbentang dengan baik dan nyaris menyentuh tanah dan itu sangat membahayakan perjalan kaki yang keluar masuk di lorong tersebut (Tim).