Nawaitu Bupati Suwardi Haseng untuk Rakyat, Pemimpin yang Menjawab Penantian Panjang Air Bersih Warga Soppeng
Independen.co id SOPPENG, – Harapan baru menyeruak di balik deru mesin pengeboran di jantung Kota Watansoppeng. Persoalan klasik krisis air bersih yang telah membebani warga selama puluhan tahun kini menemui titik terang yang nyata.
Pantauan langsung di lokasi pada Senin (6/4), suasana haru sekaligus optimisme pecah saat mata bor menyentuh kedalaman 90 meter Air jernih terpantau muncrat ke permukaan, seolah menjadi pertanda bahwa "Sumber Air" Persoalan klasik krisis air bersih di wilayah ini akan segera berakhir.
Meski air sudah mulai meluap di kedalaman 90 meter, tim teknis tidak ingin gegabah. Pengawas kegiatan pengeboran, Johan, menegaskan bahwa proses akan terus dilanjutkan demi menjamin ketersediaan debit dan kualitas air jangka panjang bagi masyarakat.
"Kami ingin Eksplorasi air ini mencapai hasil yang maksimal. Target kami mencapai kedalaman 200 meter untuk memastikan pasokan ini stabil dan melimpah. Insya Allah, niat tulus dan inisiatif Bapak Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng dalam memikirkan sarana air untuk masyarakat kota segera terwujud. Mari kita doakan bersama," ujar Johan yang didampingi Direktur PDAM Hasanuddin, dengan nada optimis di lokasi pengeboran.
Bupati Soppeng Suwardi Haseng, yang dihubungi di sela-sela perjalanannya usai menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696, menyambut kabar ini dengan penuh syukur namun tetap rendah hati. Beliau menegaskan bahwa proyek ini adalah prioritas utama pemerintah daerah untuk menjawab keluhan rakyat yang sudah menahun.
Dengan nada bicara yang tenang, Bupati Suwardi Haseng menuturkan bahwa langkah ini didasari oleh niat suci atau nawaitu untuk menyejahterakan warga.
''Dengan Nawaitu untuk pengabdian, mari kita warga Soppeng berdoa bersama-sama agar ikhtiar ini dimudahkan hingga tuntas. Semua yang kita laksanakan ini tak lebih dari tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat," pungkas Bupati Suwardi Haseng.
Bagi warga Kota Watansoppeng, air bersih bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan persoalan martabat dan kesejahteraan yang telah diperjuangkan lintas generasi. Keberhasilan pengeboran ini diprediksi akan. Mengakhiri ketergantungan pada pasokan air yang tidak stabil saat musim kemarau.
Momentum ini dipastikan menjadi catatan sejarah baru bagi Bumi Latemmamala. Sumber mata air tersebut dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada puncak perayaan Hari Jadi Soppeng ke-765, 8 April 2026. Kehadiran sumber air ini menjadi kado istimewa dari Bupati Soppeng Suwardi Haseng bagi seluruh masyarakat yang telah sekian lama mendambakan kemandirian air bersih." (***)

